EVENTS | 2021-10-21 04:08:48

MECCAYA Bekerja Sama dengan Wisma Atlet Pademangan Selenggarakan Program Vaksinasi untuk WNI Repatriasi

Pemerintah Indonesia telah merepatriasi sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di luar negeri akibat pandemi Covid-19. Untuk mencegah kasus impor penyebaran Covid-19 di Indonesia, para WNI repatriasi diwajibkan menjalani karantina selama lima hari. Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, ditetapkan menjadi lokasi karantina terpusat bagi para WNI repatriasi yang terdiri dari pekerja migran, pelajar dan mahasiswa yang studi di luar negeri, dan pegawai pemerintah yang kembali dari dinas di luar negeri.

Di samping karantina, program percepatan vaksinasi juga menjadi upaya lain untuk mencegah kasus impor Covid-19 di Tanah Air. Gencarnya upaya pemerintah tersebut mendorong tim Wisma Atlet Pademangan untuk turut bergerak cepat dalam kegiatan vaksinasi demi mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Tim Wisma Atlet Pademangan kemudian menggandeng MECCAYA, Kementerian Kesehatan, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Soekarno-Hatta untuk menyelenggarakan Program Vaksinasi bagi para WNI Repatriasi.

Persiapan lapangan dihadiri oleh Kris Tjantra (Tenaga Ahli Dewan Pertimbangan Presiden), dr. Imran Pambudi, MPHM (Koordinator Karantina Kesehatan Direktorat Surveilans Kementerian Kesehatan), Soekamto, SKM, M.Kes. (perwakilan Kepala Bidang Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah KKP Kelas 1 Soekarno-Hatta), dan Ricky Surya Prakasa (Presiden Direktur MECCAYA). Kegiatan ini juga diikuti oleh dr. Mirza Irwanda, Sp.KP (Koordinator Mini Hospital dan Pelayanan Kesehatan WKP), dr. Andita Indranawan, MKK (Koordinator Hotel Karantina), serta Yulia Anis (Regulatory Compliance Head MECCAYA) dan Tia Oktaviani (Manajer Pemasaran MECCAYA) sebagai perwakilan Tim Tanggap Covid-19 MECCAYA.


Foto Dokumentasi Kegiatan


WNI Repatriasi Lakukan Vaksinasi Usai Karantina

Vaksinasi WNI Repatriasi dilaksanakan di Wisma Atlet Pademangan mulai dari tanggal 20 September 2021 hingga satu tahun ke depan, dengan evaluasi setiap bulannya. Vaksin disediakan oleh Tim KKP Kelas 1 Soekarno-Hatta dengan kuota sebanyak 700 dosis per hari. Vaksin yang dipilih adalah merek CoronaVac yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech, Tiongkok.

Dalam pelaksanaannya, tim tenaga kesehatan dari Wisma Atlet Pademangan mendapat bantuan dari Klinik Bunda Aminah Bekasi dan KKP Kelas 1 Soekarno-Hatta. Penyuntikan vaksin dilakukan setelah para WNI repatriasi selesai menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan serta lolos uji polymerase chain reaction (PCR) dan skrining kesehatan.

Hingga tiga minggu pelaksanaan kegiatan, sekitar 1.243 WNI repatriasi telah menerima vaksin. Para WNI repatriasi penerima vaksin tersebut terdiri dari WNI yang bekerja (TKI maupun pegawai ekspatriat) ataupun studi di luar negeri. Adapun vaksin yang diberikan ini hanyalah vaksin pertama, sementara untuk vaksin kedua dapat dilakukan di daerah tinggal mereka masing-masing.


Dukungan MECCAYA untuk Para Nakes dan Peserta Vaksinasi

MECCAYA memberikan bantuan dalam penyediaan tenaga kesehatan dan peralatan yang dibutuhkan tim Wisma Atlet Pademangan, seperti chiller, standing hand sanitizer, dispenser, obat untuk syok anafilaktik, dan bilik vaksin khusus untuk mereka yang berhijab. Untuk menjaga imunitas tubuh para tenaga kesehatan, MECCAYA memberikan paket berisi vitamin D dan selebaran tentang manfaat vitamin D untuk lansia, Spirulina beserta jurnal, Betadine Carragelose beserta jurnal, obat kumur Meccadent, masker medis, hand sanitizer, tisu basah, serta pamflet tentang prosedur cuci hidung. MECCAYA juga memberikan goodie bag, baik untuk para tenaga kesehatan maupun peserta vaksinasi.

“Pemerintah sedang menggalakkan program vaksinasi untuk menciptakan herd immunity. WNI repatriasi termasuk di dalamnya yang juga perlu mendapat perhatian, seperti WNI ekspatriat, TKI, dan WNI yang studi di luar negeri. Sejalan dengan tujuan pemerintah, MECCAYA turut serta dalam pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi WNI repatriasi, yang berkoordinasi dengan tim Wisma Atlet Pademangan, Kemenkes, Tenaga Ahli Wantimpres, dan KKP Kelas 1 Soetta,” ujar Ricky Surya Prakasa selaku Presiden Direktur MECCAYA.

Program vaksinasi untuk para Warga Negara Indonesia yang dipulangkan kembali ke Tanah Air ini diharapkan dapat mencegah kasus impor Covid-19, yang akan berdampak positif pada penanganan pandemi di Indonesia. “Kami berharap program vaksinasi WNI repatriasi ini dapat membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia sehingga angka kematian dan kasus positif Covid-19 bisa terus menurun,” tutup Ricky.


comments