EVENTS | 2020-02-14 07:12:53

Infeksi PANU, Bercak Kulit Yang Bikin Malu

Dari sekian banyak jenis infeksi jamur kulit, Panu merupakan yang paling umum di Indonesia, penderitanya sangat bervariasi - mulai dari masyarakat pedesaan hingga perkotaan, usia dewasa, remaja, hingga anak-anak.

Berbeda dengan infeksi jamur lainnya, Panu tidak menular dan tidak menimbulkan rasa gatal maupun sakit. Walau demikian, bercak Panu pada kulit dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuat penderita kehilangan rasa percaya diri


Apa itu Panu?

Panu atau Tinea Versicolor merupakan sebuah infeksi jamur pada kulit yang mengganggu pigmen kulit, sehingga membentuk bercak-bercak (mirip pulau pada peta) dengan warna yang lebih terang atau lebih gelap dari warna asli kulit kita.

Bercak-bercak Panu muncul secara perlahan di permukaan kulit, umumnya di di area-area tubuh seperti punggung, dada, lengan atas, leher, dan perut. Bila dibiarkan maka bercak-bercak tersebut dapat menyatu dan membentuk bercak yang lebih besar.


Penyebab Panu

Pada dasarnya, Panu disebabkan oleh pertumbuhan jamur kulit yang tidak terkontrol, yang kemudian terdukung lemahnya daya tahan tubuh, perubahan hormon, atau kekurangan nutrisi.

Panu juga sering timbul saat cuaca panas yang dapat membuat kulit berminyak dan berkeringat berlebihan, sehingga tidak mengejutkan bila masyarakat di kota besar pun dapat terjangkit Panu.


Pencegahan Panu

Agar tidak mudah terjangkit Panu, ada beberapa cara mudah yang dapat dilakukan:

  • Pilih pakaian berbahan katun agar kulit dapat bernapas dan jangan gunakan pakaian yang terlalu ketat
  • Hindari paparan cahaya matahari langsung bila cuaca sedang sangat panas, karena dapat menimbulkan atau memperparah kondisi panu.
  • Hindari pemakaian produk berbahan dasar minyak bila harus beraktivitas di luar ruangan saat cuaca sedang panas,


Pengobatan untuk Panu

Meski penyebarannya terbilang masif, Panu dapat diobati menggunakan KRIM Anti Jamur, dengan bahan aktifnya yang efektif atasi segala jenis infeksi jamur kulit.  

  • Sediaan Krim ini Tidak Lengket dan Cepat Meresap, sehingga nyaman digunakan oleh masyarakat millenials Indonesia biarpun sembari beraktivitas.
  • Krim ini juga memiliki Sensasi Dingin yang cepat redakan rasa gatal akibat Panu, yang juga nyaman digunakan di area kulit yang sensitif seperti wajah, lipatan kulit dan selangkangan.
  • Sedangkan Aromanya yang Fresh membantu mengurangi bau tidak sedap bila digunakan pada area yang tertutup pakaian atau alas kaki,

Cara Penggunaan KRIM 88

KRIM 88 digunakan dengan dioleskan memutar dari arah luar ke dalam pada bagian kulit yang terinfeksi 2 hinggai 3 kali sehari. Lama penggunaan KRIM 88 bervariasi antara 2 hingga 6 minggu, tergantung dari seberapa kronisnya infeksi.

  • Satu hal yang perlu dicatat adalah, pemakaian KRIM 88 harus diteruskan hingga 10 hari setelah infeksi jamur kulit hilang untuk mencegahnya kambuh kembali.
  • Jaga kebersihan kulit dan selalu waspada akan ancaman Panu  serta infeksi jamur kulit lainnya.

Source: 01 | 02

Punya pertanyaan seputar kesehatan kulit? Yuk tinggalkan pesan di kolom komentar untuk ditanggapi tim ahli kami!