EVENTS | 2020-11-06 05:58:24

#KataDokter: Obrolan Santai Instagram LIVE Seputar Kesehatan Kulit Millenials Indonesia

Terinfeksi penyakit kulit seringkali menjadi dilema bagi Millennials, di satu sisi biasanya gejalanya dapat sangat mengganggu keseharian, misalnya rasa gatal hebat atau perih, namun di sisi lain Millennials tetap ragu untuk bertanya atau berkonsultasi pada Dokter Spesialis karena merasa malu.

Menanggapi dilema ini, Meccaya Pharmaceutical berinisiatif mengadakan Serial Talkshow LIVE bertajuk #KataDokter yang ditayangkan di Instagram @salep88id – dimana setiap episodenya mengupas tuntas fakta dan tips untuk pencegahan serta pengobatan beragam penyakit kulit.

Dibawakan oleh Ferry Salim sebagai Host, pada setiap episode #KataDokter, Meccaya Pharmaceutical mengundang Dokter Spesialis Kulit & Kelamin sebagai narasumber.



Pada episode perdananya yang berlangsung pada 3 Oktober 2020 lalu, #KataDokter membahas topik Infeksi Jamur: Ancaman Gaya Hidup Millennials Indonesia dengan menghadirkan dr. Kardiana Dewi, Sp.KK sebagai Ahli Kesehatan Kulit untuk membantu meluruskan mitos-mitos dan hoax serta menjawab rasa penasaran Millenials seputar Infeksi Jamur yang selama ini belum terjawab.

Menurut dr. Kardiana, Infeksi jamur di Indonesia sendiri adalah salah satu jenis infeksi yang paling sering terjadi pada kulit.


“Pada prinsipinya infeksi jamur itu bisa terjadi pada siapa saja, dari segala usia, anak kecil, orang gede (dewasa), orang tua, pokoknya semua bisa dan biasanya memang sih akhir-akhir ini paling banyak di golongan yang usia 20-30 atau nge-trend-nya istilahnya Millennials nih,” ujar dr. Kardiana.


Adapun ada beragam jenis Infeksi Jamur yang umum terjadi di Indonesia, antara lain Panu, Kutu Air, Kurap, dan Jock Itch atau yang lebih dikenal sebagai Gatal Selangkangan, yang rawan terjadi bila Millenials duduk lama dalam aktivitas kesehariannya, contohnya bila mengendarai motor atau bekerja di kantor dengan komputer.



Terkait penularan Infeksi Jamur, dr. Kardiana mengatakan bahwa ada 3 faktor yang dapat menjadi penyebabnya, yang pertama adalah Anthropophilic, dimana manusia yang menularkan Infeksi Jamur tersebut ke sesama manusia, misalnya saat bertukar handuk atau pakaian dalam.

Yang kedua adalah Zoophilic, yaitu penularan dari hewan kepada manusia, salah satunya dari hewan peliharaan. Yang ketiga yaitu Geophilic, adalah penularan dari tanah ke manusia.

Menurut dr. Kardiana jamur juga bisa menjangkiti orang yang hobi berkebun, karena saat sudah terlalu asyik berkebun seringkali tidak sengaja kita menyentuh area tanah lembab yang ditumbuhi jamur.


Punya pertanyaan seputar kesehatan kulit? Yuk tinggalkan pesan di kolom komentar untuk ditanggapi tim ahli kami!