EVENTS | 2020-09-18 04:09:13

KRIM 88, Solusi Millenials Untuk #TumpasTuntas Infeksi Jamur

Infeksi Jamur pada kulit telah lama menjadi masalah yang sangat mengganggu bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk bagi generasi Millenials saat ini. Penelitian menunjukkan bahwa usia 20 - 30 Tahun adalah yang paling rentan terjangkit oleh Infeksi Jamur pada kulit, adapun Pria 2 kali lebih berpeluang terinfeksi dibandingkan wanita.

Adapun ada 4 indikasi Infeksi jamur sering menyerang Millenials adalah: Jock Itch atau Gatal Selangkangan, Kurap, Panu dan Kutu Air


Keringat Berlebih, Penyebab Infeksi Jamur Dalam Keseharian

Dengan segudang aktivitas yang dinamis dan dituntut serba cepat, Millenials seringkali terekspos panas terik, udara lembab, serta polusi yang menyebabkan timbulnya Keringat Berlebih pada kulit. yang berpotensi menyebabkan Infeksi Jamur

Beberapa kegiatan yang tidak disadari dapat menimbulkan Keringat Berlebih antara lain:

  • Berkendara: terutama di siang hari dengan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan pendingin udara. Pengendara kendaraan roda dua juga harus sangat memperhatikan kelembaban di daerah selangkangan agar tidak terinfeksi Jock Itch atau Gatal Selangkangan,
  • Menggunakan Fasilitas Umum: pengguna fasilitas umum harus berhati-hati ketika menyentuh gagang pintu / pegangan di Kendaraan Umum, serta dudukan kloset di Toilet Umum - sebab beberapa jenis Infeksi jamur dapat menular melalui kontak tidak langsung.
  • Berolahraga: baik Sepak Bola, Badminton, Basket, Lari ataupun Bersepeda yang belakangan populer, aktivitas yang sangat digemari Masyarakat Indonesia ini tentunya banyak berdampak positif terhadap kesehatan – namun sebaliknya juga dapat menimbulkan keringat berlebih pada kulit.
  • Gaya Berpakaian: terutama penggunaan pakaian yang menempel ketat pada kulit (contohnya: skinny jeans, legging) dengan bahan yang menahan panas tubuh serta menampung keringat (contohnya: katun). Adapun walau kasusnya jarang terjadi, pengguna Hijab juga dapat terinfeksi jamur bila tidak memperhatikan kelembapan pada bahan yang menempel langsung di kulit wajah dan kepala.

Agar tidak beresiko terkena Infeksi Jamur, bila sedang Berkeringat Berlebih, perlu dibangun kebiasaan untuk segera membersihkan dan mengeringkan kulit. Selain itu dianjurkan juga untuk sesegera mungkin mengganti pakaian (dan pakaian dalam) ke pakaian baru yang bersih dan kering.



KRIM 88, Terobosan Baru Untuk Millenials Indonesia

Untuk Millenials yang sudah terlanjur terkena Infeksi Jamur, tentunya dibutuhkan solusi untuk mengobatinya dengan cepat dan nyaman. Hal inilah yang kemudian mendorong Meccaya Pharmaceutical untuk memperkenalkan KRIM 88  

KRIM yang diformulakan khusus untuk kebutuhan Millenials dan kaum Urban ini berbahan aktif Miconazole Nitrate, yang dapat menyembuhkan Infeksi Jamur dua kali lebih cepat*, bila diaplikasikan dengan merata di area yang terinfeksi 2 hingga 3 kali sehari.

Selain itu KRIM 88 dilengkapi berbagai fitur andalan antara lain:

  • Cepat Meresap & Tidak Lengket: bentukan krim cepat meresap ke kulit dan tidak lengket pada area yang tertutup pakaian atau alas kaki, sehingga tetap nyaman dan tidak risih saat melakukan aktivitas sehari-hari.
  • Sensasi Dingin: krim memberikan efek sejuk pada kulit sehingga membantu meredakan rasa gatal pada area yang terinfeksi. Fitur ini juga membuat KRIM 88 sangat cocok digunakan pada Area Kulit Yang Sensitif seperti Wajah, Lipatan Kulit, dan Selangkangan.
  • Aroma Yang Fresh: krim memiliki aroma yang segar sehingga membantu mengurangi bau tidak sedap pada area Infeksi Jamur yang tertutup pakaian atau alas kaki.

Berbekal berbagai fitur andalan inilah, KRIM 88 diharapkan menjadi solusi baru bagi kaum Millenials untuk menumpas tuntas segala permasalahan dengan Infeksi Jamur Kulit. Produk KRIM 88 dapat ditemukan di gerai apotek, toko obat berizin, dan ritel modern di seluruh Indonesia


Punya pertanyaan seputar kesehatan kulit? Yuk tinggalkan pesan di kolom komentar untuk ditanggapi tim ahli kami!