EVENTS | 2020-02-14 05:54:50

Waspada KURAP, Infeksi Jamur Berbentuk Cincin

Kurap merupakan salah satu infeksi jamur kulit yang paling umum menyerang masyarakat negara tropis seperti Indonesia, terutama karena terik matahari dan udara yang lembab merupakan kondisi yang membuat kurap bisa hidup dan menyebar.

Adapun Kurap atau yang dikenal juga sebagai Kadas (Dermatofitosis) telah menjangkiti banyak orang di Indonesia setiap tahunnya.


Gejala Kurap

Kurap adalah salah satu jenis infeksi jamur kulit yang umumnya menimbulkan ruam merah gatal yang berbentuk seperti cincin atau cacing melingkar, oleh karena itu sering dikenal juga dengan nama Ringworm.

Kurap dapat menginfeksi hampir semua bagian tubuh, bahkan di kulit kepala, serta dapat menyebar dengan cepat ke area kulit yang lain bila tidak segera diobati.


Penyebaran Kurap

Kurap dapat menular dengan cara yang bervariasi, mulai dari kontak langsung dengan penderita, atau kontak tidak langsung - misalnya melalui sentuhan dengan benda / lantai / tanah yang terkontaminasi.


Cara pencegahan Kurap

Kurap dapat dicegah dengan:

  • Mengganti pakaian setidaknya sekali sehari, atau lebih sering bila sedang beraktivitas berat atau berolahraga
  • Segera mandi bila berkeringat serta tidak berbagi Handuk, Pakaian Dalam atau Celana dengan orang lain.
  • Menggunakan alas kaki ketika berada di tempat umum.
  • Cuci rambut setidaknya sehari sekali. Kurap sering kali menjangkiti kulit kepala jadi cuci rambut dan kulit kepala setidaknya sehari sekali.


Pengobatan untuk Kurap

Meski mudah menyebar, Kurap dapat diatasi dengan KRIM Anti Jamur, dengan bahan aktifnya yang efektif atasi segala jenis infeksi jamur kulit.

  • Sediaan Krim ini Tidak Lengket dan Cepat Meresap, sehingga tidak meninggalkan bekas di pakaian sehingga nyaman digunakan sebelum beraktivitas maupun berolahraga.
  • Krim ini juga memiliki Sensasi Dingin yang cepat redakan rasa gatal akibat Kurap, yang juga nyaman digunakan di area kulit yang sensitif seperti wajah, lipatan kulit dan selangkangan.
  • Sedangkan Aromanya yang Fresh membantu mengurangi bau tidak sedap bila digunakan pada area yang tertutup pakaian atau alas kaki.

Cara Penggunaan KRIM 88

KRIM 88 digunakan dengan dioleskan memutar dari arah luar ke dalam pada bagian kulit yang terinfeksi 2 hinggai 3 kali sehari. Lama penggunaan KRIM 88 bervariasi antara 2 hingga 6 minggu, tergantung dari seberapa kronisnya infeksi.

  • Satu hal yang perlu dicatat adalah, pemakaian KRIM 88 harus diteruskan hingga 10 hari setelah infeksi jamur kulit hilang untuk mencegahnya kambuh kembali.
  • Jaga kebersihan kulit dan selalu waspada akan ancaman Kurap serta infeksi jamur kulit lainnya.

Sumber: 01 | 02 | 03

Punya pertanyaan seputar kesehatan kulit? Yuk tinggalkan pesan di kolom komentar untuk ditanggapi tim ahli kami!